Chat with us, powered by LiveChat

News & Events Updates

Tradisi Perayaan Imlek

Wah cepet banget nih yaa udah masuk bulan February ajah.. dan sebentar lagi imlek.. yey! Hari ini gw mau share tentang tradisi, kebiasaan, mitos menjelang hari raya imlek…

 

1. Membersihkan Rumah Sebelum Hari H Tiba

Sebelum hari tahun baru Imlek tiba, dikenal tradisi membersihkan rumah. Sangat penting untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan bersih. Tradisi ini merupakan lambang keyakinan bahwa rumah akan bersih dari keburukan dan siap menerima keberuntungan di tahun yang baru.

 

2. Mendekorasi Ulang Rumah

Selain dibersihkan, rumah juga didekorasi menjelang Imlek. Pintu dan jendela di cat ulang, serta ditempeli kertas yang bertuliskan kalimat atau kata-kata baik. Dekorasi biasanya dominan menggunakan warna merah, yang bagi etnis Tionghoa melambangkan sesuatu yang sejahtera dan kuat, serta membawa keberuntungan.

 

3. Penampilan Baru

Warga Tionghoa percaya pentingnya penampilan dan sikap baru yang optimis menghadapi masa depan. Jadi dua atau seminggu sebelumnya warga Tionghoa beramai-ramai membeli pakaian baru serta menggunting rambut. Pakaian baru yang dikenakan pada hari Imlek biasanya berwarna merah atau warna terang lainnya. Harapannya, masa depan tetap terang dengan kamakmuran dan rejeki.

 

4. Melunasi atau Mengurangi Hutang

Menjelang tahun baru, warga Tionghoa melunasi atau mengurangi jumlah hutang sebagai salah satu tradisi. Harapannya, pada tahun selanjutnya tidak terbebani dengan hutang. Hayoo siapa yang ada utangg? Ayo buruan dilunasih yaa!!.. hehe

 

5. Angpao

Ini tradisi yang paling gua sukaaa $ _ $ .. Makna tradisi membagikan angpao pada saat Imlek ini berkaitan dengan transfer energi dan kesejahteraan. Orang yang sudah berkeluarga memberikan rejeki kepada orang tua dan anak-anaknya. Begitu juga orang yang cukup mampu, harus berbagi rejeki dengan yang tidak mampu.

 

6. Liong/Naga dan Barongsai

Dungg ceng dung dung ceengg ceeengg..!! Tiap kali barongsai muncul pasti diiringi musik yang ramai meriah dan seru.. Soalnya, dalam kepercayaan warga Tionghoa, Liong dan Barongsai merupakan lambang kebahagiaan dan kesenangan. Pertunjukan tarian singa dan naga ini dipercaya bisa membawa hoki.

 

7. Menyajikan dan Makan Makanan Khusus

Hidangan yang disajikan pada perayaan imlek biasanya minimal terdiri dari 12 macam masakan dan 12 macam kue. Ini melambangkan 12 macam Shio. Seluruh hidangan didoakan bersama-sama dengan keluarga. Masing-masing makanan memiliki makna tersendiri. Misalnya, Siu Mie melambangkan panjang umur dan kemakmuran, lapis legit melambangkan rizki berlapis-lapis, Ikan sebagai simbol air, serta Bebek atau Ayam utuh sebagai lambing untuk udara.

 

8. Pantang Makanan Bubur

Ada juga makanan yang pantang di makan saat Imlek. Warga Tionghoa biasanya pantang menyajikan dan makan bubur ketika Imlek. Bubur dianggap sebagai simbol kemiskinan. Pantangan lain berkaitan dengan makanan pada perayaan Imlek adalah membalik ikan. Ikan yang dihidangkan tidak boleh dibalik posisinya. Jadi, kalaupun ingin mengambil daging pada sisi lain ikan, posisinya harus tetap dipertahankan. Ikan itu juga tidak boleh habis, melainkan disisakan untuk acara makan keesokan harinya. Ini melambangkan nilai surplus untuk tahun berikutnya.

 

9. Pantang Menyapu Saat Hari H

Mitos Bahwa Dilarang menyapu dan mengepel lantai rumah, karena dipercaya bisa menghilangkan seluruh berkah tahun baru di rumah. Hal itu sudah banyak yang dipercayai sejak pendahulu mereka, dan hal tersebut masih menjadi sebuah Misteri….

Unik kan tradisi-tradisi imlek di atas.. meskipun banyak aturan dan larangan ini itu.. tapi makna dari imlek itu intinya kumpul-kumpul bersama keluarga dan kerabat, dan berbagi rejeki pada sesama yang dijalani dengan kegembiraan^^… GONG XI FAT CAI!!!!……..

 

Flux - Graphic Design Jakarta
Green Lake City Ruko Crown blok L 29
Tangerang 15147
  • Follow Us
Font Resize