Chat with us, powered by LiveChat

News & Events Updates

Soegija

Saturday, 23 June 2012

Soegija

Hai semuaaa… kembali lagi dengan Flux di hari Sabtu yang cerah ini… Setelah menikmati keceriaan ulang tahun Jakarta yang ke 485, tentunya kalian berasa banget donggggs kalian adalah satu keluarga besar warga Indonesia. Semangat-semangat nasionalisme masih membekas di hati.. (ceileehhhh udah kayak apaan aja nih).

Sekarang saatnya kita membicarakan kisah perjuangan bangsa Indonesia sebagai satu kesatuan bangsa yang tertuang dalam salah satu film nasional yang baru saja beredar tangal 7 Juni 2012: SOEGIJA! Film ini menjadi film termahal, yang disutradarai oleh Garin Nugroho, sutradara senior Indonesia yang telah melahirkan banyak karya-karya nasional dalam dunia perfilm-an.

SOEGIJA adalah film drama epik sejarah dari Indonesia yang sepak terjang Uskup Soegijopranoto, yang merupakan film propaganda untuk memperlihatkan upaya para misionaris dalam melakukan penyebaran agama. Eittssss tunggu dulu, jangan bête ya kawans denger topiknya, film ini ga seratus persen ngomongin agama koq. Dalam film ini dilukiskan kisah-kisah kemanusiaan di masa perang kemerdekaaan bangsa Indonesia (1940-1949). Soegijapranata (diperankan Nirwan Dewanto) diangkat menjadi uskup pribumi pertama dalam Gereja Katolik Indonesia. Baginya kemanusiaan itu satu, kendati berbeda bangsa, asal-usul, dan ragamnya. Perannya sebagai Uskup bukan hanya untuk mengajarkan dan menyebarkan ajaran agama, namun juga memperjuangkan hak setiap orang dalam membela agamanya.

Selain ngebahas soal sejarah, yuks kita lihat film ini dari segi yang lain juga, yaitu sudut pengambilan gambar yang bagus, setting tempat yang oke banget, pemeran-pemeran yang aktingnya bagus banget, dan ga lupa efekkkkk dan lighting filmnya.. Perhatiin deh cuplikan-cuplikan film berikut, ga kalah sama setting film luar kan? Ga heran deh kalo film ini jadi film termahal yang katanya ngabisin anggaran sekitar 12 Miliar Rupiah!!

Perang adalah kisah terpecahnya keluarga besar manusia. Mariyem, seorang wanita muda yang bercita-cita menjadi perawat, yang harus terpisah dengan sang kakak; Suzuki, serdadu Jepang yang merindukan anaknya; dan Robert, serdadu Belanda yang berhati dingin.

Di tengah perang pun Hendrick menemukan cintanya yang tetap tak mampu ia miliki karena perang. Soegija ingin menyatukan kembali kisah-kisah cinta keluarga besar kemanusiaan yang sudah terkoyak oleh kekerasan perang dan kematian. Pemeran serdadu Jepang dan Belanda adalah pemain asli dari kedua negara itu, yang di-casting langsung di negara masing-masing.

Satu dasawarsa penuh gejolak ini ditandai dengan akhir penjajahan Belanda, masuk dan dimulainya masa pendudukan Jepang, proklamasi kemerdekaan RI, dan kembalinya Belanda yang ingin mengambil kembali Indonesia sehingga memulai perang kemerdekaan Indonesia.

Semua kisah ini tertuang dalam buku harian Soegija, yang kemudian mendapatkan penghargaan dari Presiden Soekarno sebagai Pahlawan Nasional.

Nah, kalian sudah nonton belum? Bagi yang belom puya acara di hari Weekend ini, yukkk kita sempetin waktu kita sebentar buat nengok film ini….

Flux - Graphic Design Jakarta
Green Lake City Ruko Crown blok L 29
Tangerang 15147
  • Follow Us
Font Resize