News & Events Updates

GvF-google-vs-facebook

Google ads lawan Facebook ads

Google ads lawan Facebook ads

Hi guys we’re back to an insightful Flux article once again. Belakangan ini kan ranah digital lagi booming banget buat media marketing, salah satunya advertising. Nah sekarang kita bahas 2 media advertisement di dunia digital yang lagi populer yuk.

Pernah dengar soal Google ads guys? Google ads, atau tepatnya Google AdWords itu iklan sebaris-dua baris yang keluar waktu kita lagi search sesuatu di Google. Kerennya nih, Google ads itu iklannya diarahin ke orang yang lagi nyari kata kunci yang mirip sama produknya si pemasang iklan, apalagi semua orang kayanya ga pernah ga pakai Google kalau lagi buka internet. Makanya guys, Google ads itu iklannya sempat jadi bahan perbincangan para pelaku advertising dunia karena dibilang sering bener-bener bisa kena ke target audience yang pas.

Saking mantapnya Google ads, bahkan salah satu riset menemukan bahwa Google ads berpengaruh banget terhadap kenaikan traffic dan menimbulkan 64% pembelian saat seseorang ingin membeli sesuatu dari website tersebut. Tapi tunggu dulu, Google ads memang kedengarannya bagus banget tapi kalau salah bisa-bisa malah rugi. Contohnya saja ada seorang pebisnis toko pakaian online di Australia yang mengeluarkan hingga $1.500 dolar sebulan (anggaplah Rp.18 juta) dan menghasilkan 0 penjualan dari klik menuju websitenya yang dihasilkan oleh Google ads.

Kok bisa? Penyebab Google ads jadi tidak sukses itu macam-macam, bisa jadi karena ternyata landing page (halaman yang muncul saat Google ads diklik) kurang pas buat meng-encourage customer untuk membeli, atau bisa juga karena kata kuncinya kurang cocok ama tujuannya. Masa jualan laptop mau iklannya juga muncul di kata kunci “laptop termahal di dunia” ya jelas orang ngeklik juga paling cuman buat lihat-lihat.

Nah, itu soal Google ads. Sekarang bagaimana dengan Facebook ads?

Facebook sendiri penggunanya juga luar biasa besar. Di Indonesia sendiri nih udah ada 88 juta pengguna FB sampai akhir tahun 2016 kemarin. Coba aja lihat sekeliling ada berapa banyak sih yang ga pakai FB?

Jadi dari situ mulai muncul deh Facebook ads.

Facebook Ads itu juga mulai booming, bahkan disebut-sebut lebih pas buat menjaring customer dalam melakukan dibanding Google karena FB lebih ngerti selera usernya. Coba lihat deh, FB kan nampilin adsnya cuman berdasarkan apa yang usernya suka+demografisnya makanya banyakan Facebook ads itu dibilang lebih bisa jadi lebih relevan meskipun usernya lagi ga nyari keywords tertentu.

Selain itu dibanding Google ads yang cuman nampilin tulisan, Facebook ads itu juga bisa nampilin gambar juga lho guys. Jadi dari segi visual juga customer jadi lebih kena dan bisa jadi lebih tertarik daripada sekedar lihat tulisannya doank, apalagi visualnya bisa dibuat jadi gambar bergerak yang lebih menarik.

Jadi Facebook ads lebih bagus dari Google ads donk? Eits, jangan cepat-cepat mutusin.

Facebook ads memang kedengarannya lebih bagus, tapi ada kekurangannya dibanding Google ads. Yup, Facebook ads itu baru bisa efektif kalau target audiencenya lagi browsing FB doank. Kalau misalnya di tempat kerja atau di kampus FBnya lagi kena block jadi hilang kesempatan beriklannya deh.

Nah, terus jadinya apa donk yang lebih bagus?

Jawabannya… pakai dua-duanya! Soalnya nih guys, Google ads ama Facebook ads sebenarnya saling melengkapi, lho. Karena Google ads itu lebih unggul buat dapetin click ke website sementara Facebook ads itu strengthnya di brand awareness.

Jadinya kalau dipakai berbarengan efeknya juga jadi jauh lebih bagus daripada hanya bergantung pada salah satu. Lihat aja infografis yang kita dapetin di bawah:

Image taken from: mdgadvertising.com

Gitu guys seputar Google ads dan Facebook ads. Gimana dengan strategi digital advertising kalian?

Flux - Graphic Design Jakarta
Green Lake City Ruko Crown blok L 29
Tangerang 15147
  • Follow Us